Tujuan program padat karya ini untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat, membantu masyarakat yang kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap, menyerap pengangguran, dan mengurangi kemiskinan.
“Program ini kita anggarkan lewat dana Otsus dengan total kurang lebih Rp 3 Miliar, sedangkan yang untuk tahap pertama ini jumlahnya 1 Miliar lebih, karena kita menerima tiga termin,” jelasnya.
Menurut Rori Cony Huwae, 800 pekerja ini dibagi dalam 80 kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 10 orang. “Banyak Hal yang perlu kita sampaikan dalam kegiatan ini, misalnya kita menginginkan pekerja untuk tidak mabuk atau mengkonsumsi miras saat bekerja, tidak boleh membuang sisa cat di mata jalan, dan beberapa hal lainnya,” bebernya.
Pihak dinas terkait akan mengambil langkah tegas jika menemukan pekerja atau kelompok yang tidak bekerja profesional.(kim/tri)
ayanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…