

Dr Benhur Tomi Mano, MM.
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, untuk penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2021 dilingkungan Pemkot Jayapura ditargetkan bisa paling cepat minggu ini.
Memang target wali kota penyerahan DPA Tahun 2021 seharusnya akhir bulan Desember 2020 atau awal bulan Januari 2021 tapi karena adanya sistim baru dari aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dari Kemendagri maka ini harus diketahui, dipelajari dan dijalankan semua Pemerintah daerah termasuk Pemkot Jayapura.
“Sebelum kita serahkan DPA Tahun 2021 kepada jajaran pimpinan OPD, kita harus lakukan Bimtek sosialisasi aplikasi SIPD dan kita telah melakukannya minggu lalu dengan mendatangkan narasumber dari Kemendagri, dengan aturan yang baru adanya aplikasi SIPD semua wajib diketahui dan menjalankannya,’’ungkapnya, Rabu (13/1)kemarin.
Wali kota berharap minggu ini DPA tahun 2021 sudah bisa diserahkan sehingga nantinya tidak mempengaruhi tender proyek di LPSE Pengandaan Barang dan Jasa Setda Kota Jayapura, karena masyarakat juga butuh pembangunan berjalan dengan lancar dan maksimal di Kota Jayapura, mengingat tahun 2020 adanya pandemi Covid-19 yang begitu hebat hingga akhirnya melumpuhkan berbagai program dan kegiatan Pemkot karena banyak dana dari APBD dilakukan refocusing maupun realokasi anggaran untuk mengatasi masalah pandemic Covid-19.(dil/wen)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…