“Ketika Wali Kota dan Wakil Wali Kota bertanya kepada Perindagkop, berapa jumlah lapak dan kios di pasar, itu tidak disebutkan. Akhirnya tidak berdata,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terus terjadi. Kepala OPD seharusnya menguasai data objek yang menjadi tanggung jawabnya tanpa harus mencari-cari kembali ketika ditanya dalam rapat.
“Begitu juga parkir. Berapa titik yang ada? Itu tidak ada data. Artinya, kesiapan kita kemarin memang belum siap untuk masalah rekap,” katanya.
Ismail menegaskan, persoalan tersebut menunjukkan perlunya perubahan pola kerja OPD kolektor. Ia meminta setiap OPD yang mengikuti rapat evaluasi PAD, datang dengan data lengkap dan mampu memberikan jawaban secara langsung ketika dimintai penjelasan. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wali Kota menyoroti kebiasaan sejumlah OPD yang menggelar kegiatan tidak sesuai waktu yang tercantum dalam…
Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan atas perintah Pangdam XVII/Cenderawasih yang berh
Di hadapan warga terdampak, Nerlince meminta masyarakat agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah…
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Distrik Abepura, Petrus Awinero bersama PKK Abepura, sebagai…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Papua membagikan perlengkapan sekolah seperti tas sekolah dan juga…
Asisten III Sekda Papua Bidang Administrasi Umum, Suzanna Wanggai mengatakan, pelaksanaan Natal perlu dipersiapkan…