Kemudian Kadispora Kota Jayapura, Abdul Majid menuturkan bahwa 30 peserta ini merupakan pemuda dari 14 kampung dan perwakilan pemuda yang ada di Kota Jayapura.
“Mereka akan menjadi mediator baik. Kita berharap pemuda sebagai katalisator penghubung di antara komponen dan semoga ini bisa mengantarkan sejumlah pemuda yang layak, profesional menjadi aset Pemkot,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pusat Bantuan Mediasi GKI, Jake Merril Ibo menyebutkan bahwa mereka akan memberikan 5 kompetensi, diantaranya kompetensi interpersonal, kompetensi etis, kompetensi pengembangan mediasi formal dan kompetensi pengembangan diri.
“Kita berharap ini pengalaman penting dan bisa terwujud dan mereka ini menjadi orang yang bisa kita andalkan, sehingga masalah sedini mungkin bisa teratasi. Kita akan lakukan pendekatan yang lebih muda sehingga apa yang kami sampaikan bisa diserap,” pungkasnya. (eri/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…