

BBPOM Jayapura saat melakukan pemeriksaan puluhan sampel takjil di Wilayah Entrop dan Hamadi AL, Senin (10/3). (Foto/Dok.BBPOM Jayapura)
JAYAPURA – Peredaran takjil musiman saat Ramadan kerap menjadi celah masuknya bahan berbahaya, namun hasil pengawasan awal Ramadan di Kota Jayapura menunjukkan kondisi yang relatif aman. Dari puluhan sampel yang diuji, tidak ditemukan kandungan zat kimia terlarang. Meski begitu, BPPOM akan kembali melakukan sidak dan pemeriksaan Takjil.
Kepala Kepala BBPOM Jayapura Herianto Baan menjelaskan, pengawasan dilakukan sejak pekan pertama Ramadan bersama lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan pemerintah Kota Jayapura dan instansi terkait lainnya.
“Total ada 61 sampel dari titik penjualan takjil di daerah Entrop dan Hamadi AL aman dari bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B, Metanyl Yellow,” kata Herianto dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (10/3).
Dikatakannya, pengujian dilakukan menggunakan rapid test untuk mendeteksi kemungkinan penambahan bahan terlarang seperti formalin sebagai pengawet, boraks sebagai pengembang, serta pewarna tekstil berbahaya seperti Rhodamin B dan Metanil Yellow.
Perlu diketahui, Herianto menjelaskan takjil termasuk kategori pangan siap saji yang seharusnya diproduksi dan dihabiskan pada hari yang sama. Karena itu, secara aturan tidak diperbolehkan menggunakan bahan pengawet, termasuk pengawet yang diizinkan sekalipun.
“Pangan siap saji itu dibuat hari itu dan harus habis hari itu. Jadi sebenarnya tidak perlu pengawet. Apalagi kalau pengawetnya formalin, itu jelas dilarang,” tegasnya.
Ia memaparkan, formalin kerap disalahgunakan pada bahan baku seperti mi basah, tahu, dan ikan untuk memperpanjang daya simpan. Padahal, praktik tersebut berisiko terhadap kesehatan. Begitu pula dengan boraks yang kadang digunakan sebagai pengenyal pada makanan tertentu.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…