Categories: METROPOLIS

Kaum Difabel Kota Jayapura Terus Bertambah

Hingga 2022 Tercatat 6.000-an

JAYAPURA-Terkait dengan penambahan kaum difabel di Kota Jayapura, Dinas Sosial Kota Jayapura akui, paling banyak dipengaruhi faktor turunan, selanjutnya dikarenakan kurang gizi dari dalam kandungan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Jayapura, Itje Hamadi mengatakan setiap tahun pasti pihaknya mendapat data ada penambahan kaum difabel. Bukan hanya di kalangan anak-anak saja, tetapi juga orang tua.

  “Anak-anak ada macam-macam gejalanya, ada yang buta, ada yang tuli, bisu dan sebagainya, anak-anak ada yang masih bisa disekolahkan, mereka disekolahkan di SLB, sementara orang dewasa kebanyakan di rumah, bahkan ada yang tidak bisa beraktivitas selama ini,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/6) kemarin.

  Diakuinya, mereka kaum difabel tetap diperhatikan oleh Pemerintah Kota Jayapura, dalam hal ini Dinas Sosial Kota Jayapura, berdasarkan data yang diperoleh sampai dengan tahun 2022 tercatat sekitar 6.000-an.

  Lanjutnya, 6.000-an kaum difabel ini campur, mulai dari bayi, balita, hingga orang dewasa, untuk mendata kaum difabel sendiri pihaknya langsung mendata dari kampung-kampung yang ada di Kota Jayapura, melalui tim lapangan.

  “Berdasarkan data kami, rata-rata kaum difabel ini faktor utamanya ada yang disebabkan oleh faktor turunan, ada yang kurang mendapat gizi dari dalam kandungan, ada juga yang disebabkan karena faktor kecelakaan,”tambahnya.

  Lanjutnya, meski demikian pihaknya selalu berikan bantuan, baik itu sebagai alat bantu pendengaran, alat bantu berjalan dan sebagainya, misalnya tongkat, kursi roda atau sebagainya. (ana/tri)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago