Categories: METROPOLIS

Komitmen Atasi Penyebaran AIDS dan Hilangkan Stigma ODHIV

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Jayapura berkomitmen akan mengatasi masalah penyebaran AIDS di Kota Jayapura serta memperhatikan kesehatan Orang Dengan HIV  (ODHIV)  agar tidak mendapatkan stigma di tengah masyarakat yang bisa menjatuhkan mental mereka.

   Hal ini dikatakan Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey dalam menghadiri kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang diselenggarakan KPA Kota Jayapura dengan melaksanakan kegiatan Jalinan Tali Asih Nuansa Natal Bersama ODHIV yang berlangsung di Aula Biara Fransiskus APO, Jumat (9/12) kemarin.

   Frans Pekey mengakui, KPA Kota Jayapura bersama komunitas HIV-AIDS melaksanakan peringatan HAS yang sesungguhnya jatuh pada   1 Desember 2022, dan tentu melalui HAS ini, KPA Kota Jayapura memberikan tali asih di antara semua komunitas dan semua penggiat aktivis yang peduli dengan ODHIV.

  “Harapan kita kedepan lebih kompak lagi, kita lebih melakukan kolaborasi dengan stakeholder terutama dengan penggiat dan aktivis HIV-AIDS se-Kota Jayapura, karena ini bagian pencegahan dan penanganan, kemudian terhadap komunitas Yayasan bisa kerjasama karena mereka bergerak di lapangan sudah bertahun-tahun,’’katanya didampingi Sekretaris KPA Kota Jayapura Binton Nainggolan.

  Diakui, untuk menanggulangi HIV-AIDS tidak hanya sebatas komunitas dan KPA tetap tanggung jawab seluruh warga masyarakat mulai dari keluarga, hidup yang bersih hidup patuh ajaran agama masing-masing dan peduli terhadap sesama. Kemudian dari agama keagamaan baik di gereja  masjid, vihara, pura diimbau juga terus menanamkan ajaran agama, melakukan pembinaan keagamaan kepada jemaat dan umatnya masing-masing supaya ada kesadaran bersama bahwa hidup ini harus dijalani sesuai dengan ajaran agama masing-masing supaya bisa pagari diri, keluarga agar selamat bersama.

   “Kepada yang terinfeksi saya juga minta untuk jadilah pribadi  bertanggung jawab pada diri sendiri dengan melindungi diri sendiri dengan pengobatan minum obat berdoa tetapi juga jadilah pribadi yang bertanggung jawab tidak menularkan ke orang lain sehingga cukup anda saja tapi tidak ke orang lain. Oleh karena itu, jadi pribadi yang bertanggung jawab,’’ucapnya.

   Kepada masyarakat Kota Jayapura diminta untuk melakukan stigma mereka adalah saudara dan keluarga tentu cara penularan sudah jelas tidak lewat komunikasi beda dengan virus corona. Karena itu tidak boleh dijauhi justru memberikan penguatan. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

11 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

12 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

13 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

14 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

15 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

19 hours ago