Categories: METROPOLIS

Dampak Pembangunan Perumahan di Muara Tami Harus Dipikirkan

JAYAPURA- Pejabat Sekda Kota Jayapura Robbi Kepas Awi, SE.,MM.,mengungkapkan, pembangunan perumahan yang dilakukan di Distrik Muara Tami baik di Koya Barat dan Koya Timur kini sudah semakin meningkat.

   Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura juga harus bisa mengkaji rencana tata ruang wilayah untuk kedepannya lebih baik lagi. Selain itu, tidak bermasalah baik secara hukum, maupun dampak  kerusakan lingkungan. Bahkan  Distrik Muara Tami yang dulunya sebagai tempat penyuplai pangan kini bisa terdampak. Alokasi lahan untuk bercocok tanam berkurang, karena bergeser untuk lokasi pembangunan perumahan maupun pemukiman warga.

  “Saya harap Bappeda, Dinas PUPR PKP, DLHK, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan dinas terkait harus merespon dengan baik dan melakukan kajian terkait pembangunan di sana,”ucap Roby Awi, Selasa (9/8) kemarin.

  Terutama menyangkut  daerah mana saja yang bisa dikembangkan untuk perumahan dan daerah mana saja yang khusus untuk pertanian atau budidaya kolam ikan.  “Jangan sampai ke depannya bermasalah dengan hukum atau rusaknya lingkungan dan area supply pangan di Distrik Muara Tami. Jadi perlu dikaji kembali RT RW ( rencana tata ruang wilayah),” ucapnya, Selasa (9/8) kemarin.

  Robbi menjelaskan, pembangunan perumahan di Distrik Muara Tami  semakin berkembang seiring dengan jumlah penduduk di Kota Jayapura terus meningkat. Dibutuhkan lahan untuk tempat tinggal berupa perumahan. Namun di satu sisi di sana adalah tempat supply bahan pangan di Kota Jayapura dari sektor pertanian, perikanan, peternakan. Oleh karena itu rencana tata ruang harus benar-benar dikaji kembali, supaya ada batasan mana yang memang masih  bisa dibangun dan mana yang tidak, sehingga tidak berdampak pada masalah di kemudian hari.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago