

Petugas sedang memasang meter air di lokasi Distrik Muara Tami, baru baru ini. (Foto/ Entis Sutisna For Cepos )
JAYAPURA-Kasus pencurian meter air belakangan mulai marak terjadi. Sejumlah warga perumahan di Muara Tami mengeluhkan aksi pencurian meter air ini, termasuk sejumlah warga di pemukiman lain. Pencurian meter ini, biasanya sering terjadi di rumah yang sepi dan tidak ada pagar rumah.
Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencurian meter air ini. Ia mengimbau seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian water meter (meter air).
Sebab, hilangnya water meter ini menjadi tanggung jawab pelanggan, yang harus menggantinya sendiri dengan biaya Rp 500.000 di loket-loket terdekat. Menurut Entis, beberapa kasus pencurian telah terdeteksi di berbagai distrik, termasuk Muara Tami ada sekitar 10 pelanggan, Dok V Angkasa, dan Perum Komplek Jaya Asri Entrop.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, mengingat water meter merupakan alat ukur penting yang memastikan data pemakaian air yang valid. Ia meminta pelanggan memastikan pemasangan water meter terpasang dengan aman dan tercor dengan baik,” ungkapnya, Selasa (8/7)kemarin.
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…