Categories: METROPOLIS

Hanya 17 yang Dinyatakan Reaktif

Para tenaga medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang jumlahnya 60 orang terlihat mempersiapkan diri untuk melakukan rapid tes terhadap ribuan warga asal Saireri yang akan pulang ke kampung halamanya, Minggu (6/6) di Kantor Otonom Kotaraja. (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Sebuah catatan menarik dari hasil pemeriksaan rapid tes yang dilakukan dinas kesehatan provinsi Papua bersama sejumlah tenaga medis yang mengambil sample terhadap 3000 lebih warga asal Saireri yang melakukan tes di Otonom Kotaraja sejak Ahad (6/6) hingga Senin (7/6) kemarin. Dari jumlah sebanyak itu dikatakan hanya 17 orang yang dinyatakan reaktif. Panitia sendiri langsung meminta ke 17 orang tersebut untuk segera diperiksakan lebih insentif. 

 “Dari total yang sudah melakukan pemeriksaan pada Ahad (6/6) kemarin ditemukan 17 orang yang reaktif.  Dan seperti yang kami sampaikan diawal bahwa bagi mereka yang dinyatakan reaktif maka kami meminta langsung diperiksa lanjutan dan masuk ke tempat karantina,” jelas Boy Dawir salah satu koordinator pemulangan masyarakat asal Saireri, Selasa (9/6). Panitia sendiri menyiapkan ruangan di Diklat Kotaraja untuk  menampung warga yang dinyatakan reaktif dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan mengarah ke PCR maupun Swab.

 Dan yang terpenting adalah bagi yang dinyatakan reaktif maka secara otomatis tidak bisa dimasukkan dalam barisan warga yang akan pulang ke kampung halaman. Panitia tak ingin mengambil resiko dengan memasukkan satu dua orang yang dinyatakan reaktif dalam rombongan pemberangkatan ke Saireri. “Yang jelas mereka yang boleh berangkat adalah mereka yang sudah melakukan tes rapid dan hasilnya negatif. Itu syarat utama untuk pulang,” imbuhnya. (ade/wen) 

newsportal

Recent Posts

DPC PBB Kabupaten Jayawijaya Tetapkan Peraturan Organisasi dan Susun Program Kerja

Ketua DPC PBB Jayawijaya Raja Sibarani menyatakan ini salah satu agenda terpenting DPC PBB di…

21 minutes ago

Pemkab Manokwari Alokasikan Rp46 Miliar untuk Pendidikan Gratis

Bupati Manokwari Hermus Indou, di Manokwari, Sabtu, mengatakan pendidikan merupakan investasi SDM jangka panjang yang…

1 hour ago

Pemprov Papua Diharap Dukung Pemekaran Papua Utara

  Menurut Dina, semangat masyarakat Saireri dalam memperjuangkan calon Provinsi Saireri atau Papua Utara merupakan…

2 hours ago

PT Irian Bhakti Tata Aset, Kejar Laba dan Kontribusi Daerah

   Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua, Elia Loupatty mengatakan, aset perusahaan tersebar di Papua…

3 hours ago

29 SPPG Layani 67.423 Siswa di 322 Sekolah

  Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan Kota Jayapura menjadi salah…

4 hours ago

Tak Ada Waktu Terbuang Sia-sia Tanpa Tujuan, Isi Dengan Berbagai Kegiatan Produktif

  Di bawah komando Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Edy Susetyo, lembaga pemasyarakatan ini terus…

5 hours ago