

Mama-mama pedagang Papua saat mengikuti seminar di Aula Kampus IPDN Papua, Senin (6/10). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Meningkatkan ekonomi pasar Mama-mama Papua yang kian redup di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengurus forum pasar Mama Papua mengadakan seminar bersama para kalangan Ademisi dan ahli ekonomi.
Beberapa diantaranya pemateri tersebut yakni Meithilda Yaung dengan materi “Perencanaan keuangan dalam keluarga” dari Independen Financcial Planer. Kemudian Richard Patty akademisi Uncen dengan materi “UU Otsus Papua dan dampaknya terhadap ekonomi Papua” dan Methodius Kossay selaku akademisi dan praktisi SDA Papua, “Pemberdayaan Ekonomi pasar mama Papua”.
Kepada wartawan, Ketua forum Pdt. Maryram Kaliele mengatakan bahwa pihaknya kedepan akan terus bekerja keras mendorong pemerintah untuk membuat peraturan daerah (perda) baru dengan tujuan agar hak-hak ekonomi pasar Mama-mama Papua dapat berkembang.
Selain itu Maryram juga menyampaikan bahwa kedepan pasar Mama Papua yang ada di pusat Kota Jayapura dan lainnya akan didorong menjadi pasar tradisional. Selain pihaknya juga melihat kesenjangan yang terjadi saat ini itu beberapa produk lokal Papua seperti, Pinang, sagu, sudah tidak lagi Mama Papua saja yang jual.
“Kami melihat sekarang seperti sudah ada kesenjangan dimana pasar Mama Papua yang ada ini hari ini sudah tidak lagi terlihat. Karena ada persaingan ekonomi dalam perdagangan,” ucap Maryram kepada awak media di Aula Kampus IPDN Papua, Senin (6/10).
Page: 1 2
Menurut Abisai, prestasi baru dapat disebut sebagai pencapaian apabila realisasi PAD mampu melampaui target…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengatakan, pembenahan telah dilakukan mulai dari jajaran manajemen Bank…
Berdasarkan laporan performa dari Bapenda Kota Jayaputa, per 7 September 2026, target tahunan PAD…
Fakhiri mengatakan, penanganan terhadap warga terdampak kebakaran tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat.…
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Jayapura. Selain memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, pemerintah…
Kerusakan paling krusial ditemukan tepat setelah tikungan jembatan terowongan menuju tikungan tajam Kampung Buton…