Dia menambahkan meskipun ada potensi aksi penolakan terkait keputusan pemerintah yang melanjutkan ujian CAT bagi ratusan tenaga kontrak Pemkot Jayapura itu, namun dirinya mengaku pemerintah harus tegas mengambil keputusan dan siap menghadapi siapa saja yang menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah terkai hal tersebut.
“Yang namanya pemerintah negara tidak boleh mundur menghadapi demo ini.” ujarnya.
Dia berharap masyarakat tetap bijak menyikapi kebijakan Pemkot Jayapura terkait dengan hal itu. Namun demikian pemerintah tidak akan menutup mata terkait dengan masalah-masalah pengangkatan tenaga honor maupun komponen untuk Pemkot Jayapura yang belum terakomodir. Karena Indonesia dan nanti masih ada lebih dari 2000 tenaga kontrak maupun honorer di lingkup Pemkot Jayapura yang akan diangkat.
“Jadi dinamika itu biasa kita akan hadapi, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Merauke, Ipda Stevend Dapo,…
Koordinator Devisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan Naftali Emmanuel Pawika mengatakan rekapitulasi…
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat Daya, Atika Rafika yang dalam hal…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH sebelum pertemuan ini, pihaknya telah meminta kepada kepala dinas…