Dia menambahkan meskipun ada potensi aksi penolakan terkait keputusan pemerintah yang melanjutkan ujian CAT bagi ratusan tenaga kontrak Pemkot Jayapura itu, namun dirinya mengaku pemerintah harus tegas mengambil keputusan dan siap menghadapi siapa saja yang menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah terkai hal tersebut.
“Yang namanya pemerintah negara tidak boleh mundur menghadapi demo ini.” ujarnya.
Dia berharap masyarakat tetap bijak menyikapi kebijakan Pemkot Jayapura terkait dengan hal itu. Namun demikian pemerintah tidak akan menutup mata terkait dengan masalah-masalah pengangkatan tenaga honor maupun komponen untuk Pemkot Jayapura yang belum terakomodir. Karena Indonesia dan nanti masih ada lebih dari 2000 tenaga kontrak maupun honorer di lingkup Pemkot Jayapura yang akan diangkat.
“Jadi dinamika itu biasa kita akan hadapi, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…