

Seorang pemuda yang tak diketahui identitasnya terlihat tengah berasa di atas lengkungan tiang Jembatan Yotefa pada Sabtu (8/7) pagi. Diduga ia sedang bermasalah dengan sang kekasih. (Gamel Cepos)
Mengaku Ingin Menenangkan Diri
JAYAPURA – Upaya aparat keamanan membujuk seorang pemuda yang memanjat tiang lengkung Jembatan Youtefa akhirnya membuahkan hasil.
Pelaku yang diketahui bernama Koko Siep ini akhirnya bersedia turun dan langsung diamankan aparat kepolisian, kemudian dibawa ke Polsek Kapsul.
Di Polsek iapun menceritakan alasan mengapa harus memanjat tiang jembatan. Koko mengaku ia sedang bertengkar dengan sang kekasih yang akhirnya ia memilih untuk menenangkan diri, sekaligus mencari sensasi.
“Tadi kami memang sempat menunggu dan terus berteriak untuk dia (pelaku) turun tapi malah tidur- tiduran di atas, ” kata Jems salah satu anggota Polresta.
Ia menyebut setelah dibujuk akhirnya pelaku bersedia untuk turun. “Kami kaget juga karena pelaku bilang takut untuk turun. Nah kalau sudah begitu siapa juga yang mau memanjat ke atas, ” tambahnya.
Namun sekitar pukul 13.00 WIT barulah pemuda yang ternyata kelahiran Jakarta ini bersedia untuk turun.
“Kami sudah cek identitasnya, ia kelahiran Jakarta tahun 1998 dan bekerja sebagai office boy, ” tambah Jems.
Pelaku akhirnya turun sendiri dengan sedikit pucat dan saat itu ia langsung dijemput anggota Polsek dan dimasukkan ke mobil.
Lanjut Jems, Koko sengaja naik ke atas tiang jembatan lantaran sedang ribut dengan kekasihnya.
“Ia mereka lagi ribut dan ia naik untuk tidur hingga semua dibuat pusing. Saat ini ia masih diamankan di Polsek, ” tutup Jems. (ade/ary)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…