

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabiltasi Sosial Dr.Benhur Tomi Mano, MM saat memberikan imunisasi kepada Balita di Kota Jayapura. (FOTO: BTM for Cepos)
JAYAPURA-Dalam rangka mendukung program pemerintah, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabiltasi Sosial, Dr. Benhur Tomi Mano, MM (BTM), gencar melakukan acara pencanangan pemberian imunisasi rotavirus dan imunisasi pneumonia conjugasi vaccine (PCV) serta pencanangan Posyandu Prima, kepada masyarakat Kota Jayapura. Hal itu ia lakukan di pelataran kediaman rumahnya di Jalan Jeruk Nipis, Kelurahan Wahno, Senin (6/3).
“Apa yang kita lakukan saat ini bagian dari upaya mendukung program pemerintah, dimana target pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo adalah menekan angka stunting hingga di bawah 14 persen pada 2024,” kata BTM.
BTM menyatakan selain menekan angka stunting, ada dua hal yang difokuskan pemerintah pusat saat ini yaitu Pendidikan dan Kesehatan. “Kalau bicara pendidikan, hal utama yang kita lakukan kesehatan masyarakatnya harus kita benahi, terutama ibu-ibu hamil yang ada di Kampung-Kampung dan juga perkotaan. Hal inilah yang harus kita bantu dan menolong mereka supaya anak-anak yang dilahirkan sehat dan bergizi,” kata BTM.
Pada kesempatan itu, BTM mengapresiasi atas antusias masyarakat kota Jayapura, karena membawa anak anaknya untuk diimunisasi. Iapun berharap agar orang tua, harus mampu memhamai pentingnya upaya pencegahan stunting, oleh karena itu, sangat diharapkan pada 1000 hari pertama kehamilan, asuoan gisi bagi ibu hamil sangat perlu untuk diperhatikan.
Mantan Wali Kota Jayapura, itu juga menyampaikan pesan kepada Penjabat Wali Kota Jayapura, agar Puskesmas-Puskesmas harus diberikan dana Otsus yang besar, supaya mereka bisa melayani. Otsus ini untuk masyarakat.
Pasalnya, dana Otsus yang diturunkan dulu ke pemerintah provinsi, baru dibagi-bagi. Tapi, sekarang dana Otsus langsung disalurkan kepada pemerintah Kota dan Kabupaten dengan nilainya yang sangat besar.
“Dana Otsus difokuskan untuk pendidikan dan kesehatan. Uang itu tidak boleh dipakai buat program program yang tidak menyentuh rakyat,” terangnya.
Iapun mengungkapkan saat ini dana Otsus Kota Jayapura sangat besar. Karena langsung diberikan kepada pemerintah kota Jayapur, oleh karena itu iapun berharap agar pemerintah kota dapat mengelolah dana otus ini dengan sebaik baiknya.
“Kita semua inginkan Papua ke depan, anak-anak yang cerdas apa yang disebutkan oleh Bapak Jokowi Indonesia emas, itu akan tercapai,” pungkas BTM. (rel/tri)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…