

JAYAPURA-Usai berkas perkaranya dinyatakan lengkap, KK Alias Ano (22) tersangka tindak pidana pembunuhan, pencurian dengan kekerasan (Curas) serta pemerkosaan terhadap korban bernama Sriwati (47), akhirnya diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (4/11) siang.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Oscar saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (5/11) pagi. “Tersangka KK Alias Ano telah diserahkan pihaknya melalui penyidik ke jaksa bernama Victor Suruan, S.H bersama barang buktinya.
Adapun barang bukti yang turut diserahkan ke jaksa, yakni satu buah pipa besi, satu buah kayu balok dan barang milik korban berupa satu buah teralis besi jendela rumah, satu buah kasur dan bantal, satu lembar celana dalam, satu buah BH dan satu lembar celana jeans.
Tersangka diproses hukum berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 435 / VII / 2021 / Papua / Res Jpr Kota, tanggal 09 Juli 2021 dengan TKP di rumah korban tepatnya di depan Hotel Relat Argapura Distrik Jayapura Selatan.
“Atas perbuatan bejatnya tersebut, tersangka KK Alias Ano terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun karena disangkakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 365 Ayat (3) KUHP tentang curas yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan,” tegas AKP Oscar.
Kejadian tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka KK Alias Ano terjadi pada Jumat tanggal 9 Juli 2022 sekitar Pukul 02.00 WIT, dimana tersangka dalam keadaan dipengaruhi minuman keras kemudian timbul niat ingin melakukan pencurian.
Namun saat masuk ke rumah, kemudian dirinya bertemu dengan korban hingga terjadi tindak pidana pembunuhan, pencurian dengan kekerasan serta pemerkosaan. Setahun kemudian, akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Numbay dengan dipimpin Kanit Aiptu Ade Serosero pada Kamis tanggal 8 Juli 2022 bertempat di depan Kantor Pegadaian Argapura Distrik Jayapura Selatan setelah hampir 1 tahun dilakukan penyelidikan.(ade/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…