

Aktifitas Angkot yang menurunkan dan mengangkut penumpang di Jalan Sam Ratulangi (depan Mall Jayapura), Selasa (6/4) kemarin. ( FOTO:gratianus silas/cepos)
JAYAPURA- Ruas jalan di depan Mall Jayapura dan GOR Cenderawasih APO kembali terlihat macet. Selain kendaraan umum yang melintas, angkutan kota (angkot) terlihat menurunkan dan mengangkut penumpang di situ. Bahkan, masih ada pula angkot yang menunggu penumpang.
Pemandangan ini terjadi sebulan setelah Pemerintah Kota Jayapura dan para sopir angkot bersepakat untuk mengembalikan trayek angkot seperti semula, dengan syarat mengangkut penumpang hanya boleh dilakukan di Terminal Mesran Jayapura.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus, menyebutkan bahwa evaluasi trayek akan kembali dilakukan paling tidak setelah Covid 19 meredah dan sekolah tatap muka kembali diaktifkan.
“Itu sebagaimana arahan dari Pak Wakil Wali Kota waktu itu. Karena, yang memberatkan para sopir angkot adalah berkurangnya pendapatan,” ungkap Justin Sitorus kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/4) kemarin.
Kata Sitorus, sebelumnya, ketika penataan trayek angkot di pusat Kota Jayapura dilakukan, hasilnya sangat memuaskan dari sisi ketertiban, di mana tak terjadi kemacetan di sejumlah titik yang menjadi langganan macet, seperti di depan Mall Jayapura maupun depan GOR Cenderawasih APO, salah satunya karena angkot yang banyak berhenti untuk menunggu penumpang.
“Personel Dinas Perhubungan sudah dikerahkan. Tapi Polisi yang lebih banyak di lapangan. Karena kita Dishub di luar terminal itu kewenangannya terbatas secara aturan, sehingga dalam hal ini Polisi yang berkewenangan untuk menertibkan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” katanya.
Tambah Sitorus, sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat, angkot tak boleh mengangkut penumpang, apalagi sampai menunggu penumpang dan menyebabkan kemacetan di depan Mall Jayapura maupun GOR Cenderawasih. Sebaliknya hanya boleh menurunkan penumpang saja. “Selebihnya, menurunkan dan mengangkut penumpang itu dilakukan di Terminal Mesran Jayapura. Semoga saja Juni – Juli pandemi Covid 19 ini sudah redah. Kita kan mau lebih rapi dan tertib,” pungkasnya (gr/wen)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…