

Yuli Rahman saat berdiskusi dengan Stafsus Wali Kota Jayapura, Kevin usai mengikuti kegiatan di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (3/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Ketua Komisi B DPRK Kota Jayapura, Yuli Rahman, meminta Pemerintah Kota Jayapura melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana di fasilitas umum, terutama jalan utama, pasar, dan akses publik lainnya.
Menurut Yuli Rahman, kelayakan fasilitas umum menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman tanpa terganggu oleh kondisi infrastruktur yang rusak atau tidak layak.
“Salah satu contohnya jalan di dalam pasar, baik itu Pasar Youtefa, Pasar Otonom, maupun pasar lainnya. Demi kelancaran dan kenyamanan aktivitas masyarakat, infrastruktur dan sarana prasarana ini harus benar-benar diperhatikan,” ujar Yuli Rahman saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos usai mengikuti kegiatan di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (3/11).
Politisi Partai Golkar yang akrab disapa YR itu juga menyoroti pentingnya realisasi program Jayapura Terang Benderang yang dicanangkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.
Menurutnya, pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) perlu menjadi perhatian serius, terutama di wilayah yang menjadi akses utama masyarakat.
“Kita lihat di jalan alternatif, kawasan Holtekamp hingga ruas jalan menuju perbatasan RI–PNG, kalau malam masih gelap. Seharusnya Dinas PUPR memperhatikan hal ini,” tegasnya.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…