AKP Bernadus Yunus.jpg
JAYAPURA – Permainan meriam menggunakan spiritus belakangan ini makin meresahkan warga di Kota Jayapura. Aksi membunyikan meriam spiritus ini rata-rata dilakukan oleh anak-anak di berbagai lokasi di Kota Jayapura, salah satunya di wilayah Polsek Heram.
Karena itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Heram, Polresta Jayapura Kota, meningkatkan patroli menyusul maraknya meriam spirtus ini. Sebab, suara ledakan keras yang ditimbulkan tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pemain maupun orang di sekitarnya.
Kapolsek Heram AKP Bernadus Yunus Ick, S.H mengungkapkan, meriam spirtus ini marak di kalangan anak-anak di seputaran Distrik Heram dan hal itu sangat mengganggu ketertiban umum.
Bernadus mengatakan atas arahan dari Kapolresta Jayapura Kota, ia memerintahkan kepada personelnya untuk meminimalisir penggunaan permainan meriam spiritus yang dilakukan anak-anak, dengan memberikan imbauan serta mengamankan meriam spiritusnya.
“Kami tekankan kepada personel yang laksanakan piket agar dalam patroli untuk mengamankan meriam spiritus yang digunakan anak-anak serta memberikan imbauan untuk tidak mengulangi kembali,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Cenderawasih Pos, Senin (3/10).
Ia juga menekankan kepada para orang tua dan masyarakat agar berpartisipasi dalam menjaga kemanan dan ketertiban, dengan melarang serta memberikan pemahaman kepada anak-anaknya untuk tidak bermain meriam spiritus.
“Meriam spiritus sangat membahayakan keselamatan jiwa, khususnya bagi para penggunanya serta hal itu sangat meresahkan serta mengganggu kenyamanan dalam masyarakat,” ungkapnya.
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…
Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…