

Tim Humas, Kanwil Kemenkumham Papua mengikuti pembinaan dan Koordinasi Humas, Hukum dan Kerjsama di Kanwil Kemenkumham Papua, Jumat (3/8) kemarin. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Biro, Humas, Hukum, dan Kerjasama Kementrian Hukum dan HAM RI, Antar Situmorang, menyampaikan peran media sangat penting untuk mempublikasikan tugas dan fungsi Kementrian Hukum dan HAM.
“Jadi media itu partner kita, peran mereka sangat penting,” katanya usai memberikan pelatihan peningkatan kapasitas tim humas di Kanwil Kemenkumham Papua, Jumat (3/8) kemarin.
Dengan pentingnya peran media ini, maka jajaran Kemenkumham di setiap daerah wajib membangun kerjasama dengan berbagi media, sehingga setiap kerja institusi dapat dipublikasikan kepada masyarakat.
“Humas harus bangun kerjasama dengan media, karena kita ini sebagai penyedia informasi, jadi segala kebutuhan ataupun tugas pokok kita bisa diberikan kepada media untuk dipublikasikan,” imbuhnya.
Sehingga masyarakat mengetahui Tupoksi yang diperankan oleh Kemenkumham. “Jangan sampai tertutup dengan media, karena mereka butuh data dari kita, artinya antara media dengan institusi ini saling membutuhkan,” ujarnya.
Terlepas daripada itu media juga harus membuat berita yang akuntabel, dan valid, sehingga tidak menjadi bumerang bagi institusi itu sendiri.
“Bila ada informasi yang miring di masyarakat, media wajib mengkonfirmasi dengan Kakanwil Kemenkumham, sehingga ada pertimbangan atau penjelasan yang valid kepada masyarakat,” tuturnya.
Selain itu Kehumasan Kakawnil Kemenkumham Papua juga harus mampu mengadopsi media massa yang dimiliki. Setiap informasi harus disampaikan melalui media sosial.
“Sekarang sudah serba mudah, ada tiktok, FB, Instagram ataupun lainnya silakan bagi informasi melalui kanal-kanal ini,” imbuhnya.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…