

Kegiatan halal bihalal yang digelar IWSS Kota Jayapura di Hotel Grand Abepura, Sabtu (3/5). (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kota Jayapura, menggelar acara Halal Bihalal sekaligus rapat kerja tahunan di Hotel Grand Abepura, Sabtu (3/6). Ketua IWS Kota Jayapura, Tresia Tobi, menyampaikan acara Halal Bihala ini dilaksanakan untuk menyambung tali silahturahmi satu sama lain, baik antar IWSS sendiri maupun organisasi lainnya yang ada di Kota Jayapura.
Selain acara Halal Bihalal IWSS juga akan menggelar rapat kerja yang tujuannya untuk mengevaluasi hasil kerja, sekaligus membahas progam kerja IWSS Kota Jayapura ke depan.
Di dalam progam kerja IWSS ada beberapa yang telah dijalankan, dan tentunya akan dilanjutkan pada program kerja yang baru, seperti pelatihan pelatihan kuliner khas kampung Hemima di Yoka, Distrik Heram Kota Jayapura, selain itu juga beberapa kegiatan lain yang bekerja sama dengan pengurus wanita yang ada di Kota Jayapura.
“Kita kedepannya akan memberikan pelatihan sekaligus belajar membuat kuliner khas Hemima yang ada di Kampung Yoka, pelatihan ini bertujuan agar masyarakat setempat dapat mengenal jenis kuliner Sulsel,” ujarnya.
Selain itu pihaknya akan bekerjasama dengan pengurus di 5 Distrik yang ada di Kota Jayapura, untuk memberikan pelatihan pembuatan kuliner khas Sulsel. “Selain kami memberikan lelatihan kami juga akan belajar tentang cara membuat makanan yang ada di 5 distrik itu,” katanya.
Pihaknya juga dalam rangka menyambut HUT IWSS di bulan Oktober, akan menggelar festival fasion show kain batik Port Numbay. Pelatihan ini lanjut Anggota DPRD Kota Jayapura, berkaitan erat dengan perda yang dirangcang oleh komisi C DPRD, tentang perlindungan terhadap kain batik Port Numbay.
Menurut dia, melalui festival ini pihaknya akan mempromosikan kain batik Port Numbay kepada masyarakat, sehingga dengan begitu ada nilai ekonomi yang dibangun. “Apa yang kami rancang ini, semuanya melalui raker, hal ini kami lakukan karena kami ingin IWSS harus ikut berperan membangun kota Jayapura,” tuturnya.
Tresia berharap raker itu, dapat menghasilkan progam kerja yang tentunya mendukung pembangunan kota Jayapura. “Semoga rapat kerja yang kita bahas hari ini (Sabtu red) dapat menghasilkan progam kerja yang dapat membangun IWSS maupun mendukung pembangunan Kota Jayapura,” harapnya. (rel/tri)
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…