Categories: METROPOLIS

Pemkot Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Perhatian

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jayapura menggelar kegiatan fasilitasi bantuan kesejahteraan keluarga bagi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, anak jalanan (anjal), serta anak yatim piatu dan yatim terlantar (YAPI), yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Lanjut Usia Tingkat Kota Jayapura ke-30 Tahun 2026, Jumat (29/5).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, yang hadir mewakili Wali Kota Jayapura. Muchlis menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial yang dilakukan pemerintah bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang merasa diabaikan, khususnya kelompok masyarakat rentan seperti lansia, anak yatim piatu, anak jalanan, serta penyandang disabilitas.

“Pemerintah Kota Jayapura terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat. Lansia adalah teladan dan orang tua kita yang telah berjasa, sementara anak-anak terlantar dan anak yatim merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian, pendidikan, dan perlindungan,” ujar Muchlis.

Ia juga menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya di Kota Jayapura. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program sosial yang tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako kepada para penerima manfaat. Muchlis berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, meskipun nilainya tidak seberapa.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi mari kita bersyukur atas komitmen pemerintah untuk terus hadir membantu masyarakat,” katanya.
Muchlis juga mengingatkan Dinas Sosial dan seluruh pihak terkait agar proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan ini memberi dampak nyata dan manfaat yang optimal bagi para penerima,” tambahnya.

Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada para lansia agar tetap sehat dan menjadi penyejuk di tengah keluarga, sementara kepada anak-anak yatim, anak jalanan, dan penyandang disabilitas, ia meminta agar tetap semangat dalam belajar dan mengejar cita-cita.

“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

7 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

8 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

9 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

10 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

11 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

12 hours ago