Claus mengatakan, air bersih yang mengalir dari WTP 430 ke rumah-rumah warga ini bisa langsung diminum karena memiliki pH yang netral. Ukuran pH pada air tersebut mencapai angka 8. Artinya, air aman untuk dikonsumsi.
Selanjutnya, Bupati Mimika, Johannes Rettob menyebut, proyek ini sempat terhenti dan hampir tidak dilanjutkan lagi selama beberapa tahun.
Menurutnya, salahsatu indikator kota yang berkembang adalah air bersih yang mengalir hingga di rumah-rumah dan setiap orang menerima manfaat dari air bersih tersebut.
Sementara ini, air akan mengalir ke setiap rumah secara gratis hingga 3 bulan ke depan. Air akan mengalir selama kurang lebih 4 jam per hari, di mana 2 jam pada pagi hari dan 2 jam pada sore hari.
Johannes mengatakan, diharapkan pada akhir tahun ini sambungan rumah yang sudah terpasang bisa mencapai 16.000 titik. “Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, jangan sampai pemerintah ada tapi air (bersih) saja susah,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…