

Jemaah Calon Haji Kabupaten Mimika yang mengikuti pelepasan di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (10/5). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Bupati Mimika Johannes Rettob secara resmi melepaskan 149 jemaah calon haji dari Kabupaten Mimika untuk melaksanakan ibadah haji tahun 2025 di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (10/5).
Dalam amanatnya, Johannes Rettob mengatakan bahwa bantuan Pemerintah Kabupaten kepada jemaah calon haji yang hendak berangkat ke lokasi embarkasi adalah peraturan pemerintah. “Dalam undang-undang tugas pemerintah daerah untuk mengirimkan calon jamaah ke tempat embarkasi dan kembali pulang,” tutur Johannes.
Johannes mengungkapkan bahwa bantuan ini bukan baru pertama kali disalurkan melainkan sudah berlangsung selama dua kali dilakukan kepada para jemaah calon haji dari Mimika. Johannes pun menyatakan bahwa ke depan bantuan ini akan terus disalurkan kepada para jemaah calon haji di Kabupaten Mimika yang akan melaksanakan panggilan Allah tersebut.
Dirinya juga meminta kepada Kementerian Agama agar kedepannya kuota haji di Kabupaten Mimika bisa ditambah. Ia juga mengingatkan kepada seluruh jamaah calon haji agar senantiasa menjaga kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan baik sampai dengan kembalinya ke tanah air, serta menjadi haji yang mabrur.
Ketua Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kemenag Mimika, Iwan Iksan, menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemkab Mimika yang membiayai perjalanan para jemaah ke embarkasi Makassar. Iwan menyebutkan, 149 jemaah calon haji yang akan berangkat ini akan didampingi oleh tiga orang petugas haji, yakni petugas dakwah, kesehatan dan umum.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…