Categories: MIMIKA

Masih Cari Bukti Tambahan

“Adanya informasi penggunaan senjata api sejauh ini yang kita sita adalah senjata (pistol) mainan, sudah diserahkan oleh terlapor (oknum pengacara) dan itu sejauh ini masih kita dalami (keberadaan pistol sesungguhnya),” kata AKP Fajar, Jumat (6/9) lalu.

Sejauh ini, selain pistol mainan AKP Fajar menyebut pihaknya juga telah menyita barang bukti lainnya yakni borgol yang dipakai saat para pelaku menangkap dan menganiaya ketiga korban.

“Kemudian barang bukti seperti kendaraan yang digunakan selanjutnya kita akan lakukan proses penyitaan barang bukti setelah gelar perkara ini tentunya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mimika telah memeriksa 24 orang saksi atas kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban salah tangkap yang terjadi di Perumahan Regency, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua tengah pada 14 Juli 2024 lalu.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan korban salah tangkap bertambah menjadi 13 orang.

Meski belum dapat menyebutkan inisial oknum-oknum tindak kejahatan itu, namun polisi menyebutkan bahwa ada 13 orang yang kini menjadi calon tersangka. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara IlegalKNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…

15 hours ago

Program Pembangunan Papua Harus Terintegrasi

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…

16 hours ago

Papua Dibagi Tiga Zona Pembangunan

“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…

17 hours ago

Otsus Papua Terjebak Kepentingan Elit, Gagal Sejahterakan OAP

Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…

18 hours ago

Perempuan dan Anak Paling Rentan Jadi Korban Konflik

Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…

19 hours ago

Marak Aksi Demo, Wali Kota Gandeng Tokoh Masyarakat dan Adat

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…

20 hours ago