

AKBP Fredrickus WA Maclarimboen ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Jelang lebaran tahun ini, peredaran uang palsu pecahan 100 ribu di Kota Sentani Kabupaten Jayapura mulai marak.
Kapolres Jayapura AKBP Fredericus Makelarin menyayangkan aksi oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mengedarkan uang palsu tersebut. Pihaknya telah membentuk tim untuk mengusut siapa aktor dibalik peredaran uang palsu di Kabupaten Jayapura itu.
“Saya sudah sampaikan kepada Kasat Reskrim untuk menyampaikan kepada Tim Opsnal melakukan penyelidikan terkait informasi ini,” kata AKBP Fredrickus Maclarimboen, saat dikonfirmasi, Jumat (29/4).
Dia juga berharap masyarakat di Kota Sentani dan kabupaten Jayapura apabila menemukan peredaran uang palsu, tidak boleh diteruskan tetapi segera melaporkan kepada pihak berwajib dalam hal ini kepolisian.
Menurutnya, antisipasi peredaran uang palsu ini bukan hal baru tetapi sudah pernah terjadi tahun lalu. “Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap peredaran uang palsu itu,”tandasnya.
Dia mengakui, peredaran uang palsu ini memang masih terus ada, terutama para pedagang di pasar yang notabene tidak dilengkapi dengan peralatan untuk mendeteksi uang palsu.
“Minimal tiga D itu diterapkan oleh pedagang supaya dia bisa mengantisipasi bilamana ada peredaran uang palsu itu,” imbuhnya. (roy/ary)
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…