

Kondisi kantor KPU Kabupaten Jayapura yang ikut terbakar di komplek perkantoran Bupati Jayapura, Kamis (17/8) lalu. (Ceposonline.com/Priyadi)
SENTANI -Polres Jayapura telah menerima hasil pemeriksaan dan penelitian tim bidang Labfor Polda Papua usai dilakukan pemeriksaan di Makassar beberapa minggu lalu, dan hasil pemeriksaan tersebut untuk penyebab terjadinya kebakaran di empat kantor di komplek kantor Bupati Jayapura.
Berdasarkan sampel yang diambil atau diteliti dari sisa-sisa kebakaran adalah abu. Abu itu negatif dari bahan-bahan bakar hidrokarbon maupun pelarut yang mudah menyala atau terbakar seperti dari bensin dan lainnya.
Hal ini dikatakan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, kepada wartawan Cepos.online, di Sentani, Jumat (29/9/2023).
“Dari hasil tim bidang Labfor Polda Papua di empat kantor yang mengalami peristiwa kebakaran di komplek perkantoran Bupati Jayapura, kita sudah ambil dan hasilnya memang dari barang yang diambil atau diperiksa dari sisa-sisa kebakaran adalah abu. Abu itu negatif dari bahan-bahan bakar hidrokarbon maupun pelarut yang mudah menyala atau terbakar,” jelasnya.
Untuk itu, hal ini menjadi pekerjaan besar bagi Polres Jayapura untuk terus melakukan penyelidikan terkait dengan sumber api. Karena dari data hasil itu tidak ada unsur lain dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dari hasil Labfor, tidak ada unsur lain, seperti bensin atau bahan bakar lain yang mudah terbakar.(*)
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…
Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…
Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…
Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…