

Puluhan anak TK Ria Pembangunan Sentani ketika mengunjungi Bandara Sentani Jumat (25/7). Kunjungan ini dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. (Humas Bandara for Cepos)
SENTANI – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Bandara Sentani dikunjungi anak-anak dari sekolah TK Ria Pembangunan Sentani, pada Jumat (25/7).
Dalam kunjungan tersebut sebanyak 65 siswa dan 8 orang guru pendamping datang berkunjung untuk belajar dan mengenal Bandara terkhususnya Fire Fighting.
Guru TK Ria Pembangunan Sentani, Batseba menjelaskan, sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini yaitu “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” maka untuk mewujudkan tema tersebut anak-anak peserta didik, diajakan mengunjungi bandara Sentani.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sentani karen telah mengizinkan kami berkunjung ke Gedung Fire Fighting & Rescue,” katanya kepada wartawan, Jumat (25/7).
Lanjutnya, dengan adanya kunjungan yang dilakukan anak-anak dapat belajar dan mengenal alat-alat pemadam kebakaran serta mengetahui cara penggunaannya. “Para siswa/i kami yang datang terlihat sangat antusias ketika diperkenalkan dengan alat-alat pemadam kebakaran,” terangnya.
Salah seorang karyawan yang saat itu sedang bertugas memberikan penjelasan ringan dan tanya jawab seputar alat & kendaraan yang dimiliki Fire Fighting & Rescue.
Diakuinya, dengan memperkenalkan seputar alat & kendaraan yang dimiliki Fire Fighting & Rescue, para siswa juga melihat cara peragaan pemadaman kebakaran, yang dilakukan oleh para petugas Gedung Fire Fighting & Rescue. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…