

Untuk Pemekaran DOB di Papua
SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw SE, M.Si mengatakan, dari hasil pertemuan beberapa waktu lalu antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dengan pemerintah pusat di Kantor Sekretariat Presiden Republik Indonesia, salah satu agenda penting yang dibahas adalah mengenai pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.
Bupati menjelaskan, menindaklanjuti surat dari masyarakat adat Kabupaten Jayapura sebelumnya berkaitan dengan usulan pemekaran DOB, rupanya sudah mendapat sinyal positif dari pemerintah pusat.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah pusat di Deputi 5 Kantor Sekretariat Presiden, menindaklanjuti surat dari masyarakat adat untuk wilayah Tabi.Sepertinya ada respon positif bahwa Papua akan menjadi perhatian khusus terkait pembentukan daerah otonomi baru,” kata Bupati Mathius Awoitauw, kepada wartawan melalui sambungan teleponnya, Rabu (26/6).
Dikatakan, sehubungan dengan hal itu,
Pemkab Jayapura akan berusaha kembali melakukan pertemuan khusus dengan Kementerian Dalam Negeri guna membicarakan lebih lanjut mengenai pemekaran DOB, salah satunya berkaitan dengan pembentukan Provinsi Tabi.
“Semua pihak akan kumpul, selain mendorong Tabi menjadi provinsi, Grime Nawa juga akan didorong menjadi salah satu daerah yang akan dimekarkan di Kabupaten Jayapura. Grime Nawa ini akan kita dorong karena itu juga sudah siap sama sekali,” terangnya.(roy/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…