

SENTANI-Dalam rangka penanganan bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Jayapura dan sekitarnya, maka TNI/Polri, Pemkab dan BPBD, telah membentuk tim penanggulangan bencana yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura, Minggu (17/3).
Tim gabungan penanggulangan bencana yang dibentuk ini, akan bekerja cepat secara bersama-sama untuk melakukan penanggulangan bencana, terutama terhadap korban yang meninggal dunia maupun korban yang masih hidup pasca banjir bandang yang menimpa wilayah Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.
“Tim sudah dibentuk dan akan bekerja, untuk melakukan penanggulangan bencana di Kabupaten Jayapura sesuai dengan tanggap darurat yang dikeluarkan oleh BPBD dan ditandangani oleh Gubernur Papua dan Bupati Jayapura,” ungkap Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI, Irham Waroihan, di Posko Induk Penanggulangan Bencana di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura, Minggu (17/3).
Posko induk yang dibentuk ini sebagai bagian dari melakukan penanggulangan bencana sesuai dengan tanggap darurat yang disampaikan oleh BPBD di wilayah Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.
“Posko induk gabungan sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Bupati Jayapura, maka semuanya berpusat di lapangan upacara Kantor Bupati Gunung Merah,”ucapnya.
Dia berharap dengan adanya bantuan yang dilakukan semua pihak, maka penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Jayapura bisa dapat diatasi secara baik. (bet/tho)
Kepala Puskesmas Rimba Jaya, Iriani Winoto, mengatakan keputusan untuk belum kembali ke gedung utama puskesmas…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…
Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi membuka Festival Etnik Religi Tolikara Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus…