Categories: SENTANI

Polisi Antisipasi Pergerakan Massa dari Sentani

SENTANI- Lebih dari 200 personel Polres Jayapura diturunkan untuk mengantisipasi pergerakan massa dari Sentani menuju Kota Jayapura, terkait dengan sidang Viktor Yeimo di Pengadilan Negeri Jayapura, Selasa (17/1) kemarin.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Macklarimboen melalui Kabag Ops Polres Jayapura Kompol Erol mengatakan, upaya  yang lakukan oleh pihak kepolisian di jajaran Polres Jayapura lebih kepada tindakan antisipasi terhadap gerakan massa,  dengan melakukan pendekatan persuasif ke masyarakat.

“Kita hanya mengantisipasi saja,   kami menurunkan sekitar 276 personil,” kata Kompol Erol, Selasa (17/1).

Dia mengatakan, sehubungan dengan kegiatan itu pihaknya melakukan pemeriksaan atau razia terhadap pengendara roda dua.  Razia itu dilakukan untuk memastikan adanya rasa aman bagi para pengendara dan masyarakat pada umumnya.

Bersamaan dengan itu,  pihaknya juga mensosialisasikan terkait dengan aturan lalu lintas kepada para pengguna jalan dalam hal ini pengendara roda dua.

Ditambahkan, selain melaksanakan razia terhadap kendaraan roda dua,  polisi juga melakukan penjagaan di sejumlah titik yang dianggap rawan di Kota Sentani Kabupaten Jayapura mulai dari kawasan sekitar Pos 7 Sentani,  jalan masuk bandara dan di sekitar pasar lama, di jalan masuk Matoa Sentani. Hingga berakhirnya kegiatan, polisi memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Jayapura berlangsung aman dan kondusif.  (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

1 hour ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

3 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

5 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

11 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

13 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago