Lanjutnya, para peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya. Menurutnya, program ini diikuti sekitar 243 peserta yang terdiri dari pemuda-pemudi serta beberapa ibu yang memiliki antusiasme tinggi untuk belajar dan meningkatkan keterampilan di bidang teknologi informasi.
“Ini menjadi kesempatan bagi pemuda-pemudi Papua untuk meningkatkan kemampuan dan bersaing di bidang teknologi,” ujarnya.
Ia berharap melalui pelatihan tersebut, beberapa peserta nantinya dapat dipersiapkan untuk membantu pelayanan di gereja, khususnya dalam mengisi kebutuhan tenaga tata usaha di lingkungan jemaat. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…