Categories: SENTANI

Disdukcapil Segera Validasi Data Pasif Penduduk

SENTANI- Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura, Sarah Nursidah mengatakan, 85 ribu data pasif penduduk di Kabupaten Jayapura disebabkan karena beberapa hal.

Pertama, diasumsikan orang yang sudah pindah keluar tetapi tidak melapor dan membawa surat perpindahan penduduk dari kabupaten Jayapura.  Kemudian ada kemungkinan juga orang yang sudah meninggal namun ahli waris kerabat atau keluarga bahkan RT/RW setempat tidak melaporkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk dibuatkan akta kematian, sehingga hal ini juga belum bisa terhapus dari data.  Kalau akta kematian sudah terbit otomatis sudah terhapus,” ungkap Sarah Nursidah, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura,  Kamis (10/3) kemarin.

Lanjut dia, hal yang mempengaruhi data pasif ini ada kemungkinan yang bersangkutan belum melakukan perekaman KTP elektronik.  Termasuk penduduk yang secara berturut-turut selama 5 tahun tidak mengupdate data kependudukannya.

“Misalnya data pendidikan,  kalau dilihat si A umurnya sudah selesai sekolah, tapi di situ masih saja ditulis pelajar” jelasnya.

Terkait dengan persoalan ini pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti kepala kepala distrik dan juga kepala kampung.  Selanjutnya kepala distrik dan juga kepala kampung mulai dari tingkat RT akan memverifikasi ulang data-data tersebut.

“Jadi kami melihat kepala kampung untuk melihat nama-nama atau data-data yang ada di data pasif kami.  Apakah betul masih ada di situ atau tidak,”ujarnya.

Apabila ditemukan data tersebut penduduknya masih ada ataupun sudah tidak ada,  maka segera dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil supaya dinas tersebut mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan.  (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

5 hours ago

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

13 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

14 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

15 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

16 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

17 hours ago