Categories: SENTANI

Hadapi Covid-19, Libatkan Sasuka Online

Suasana pertemuan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dengan pihak PT. Sasuka Online di Kantor Bupati Jayapura, Kamis (4/6). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

Untuk Memasarkanhasil Kebun  Masyarakat di Kampung-kampung 

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si kembali mengambil langkah baru di tengah pandemi Covid- 19 ini. Setelah meluncurkan program ketahanan pangan bagi masyarakat, sebagai kelanjutan dari program itu, Bupati menjalin kerja sama dengan PT. Sasuka online. Tujuannya adalah hasil komoditi milik masyarakat bisa dipasarkan melalui online.

“Kami yang mendorong supaya melalui PT Sasuke online ini, semua komoditi, hasil pertanian atau potensi apa saja yang ada di kampung-kampung bisa dipasarkan melalui online,” kata Mathius Awoitauw kepada media ini, Kamis (4/6).

Lantas bagaimana caranya agar program ini bisa berjalan untuk masyarakat di daerah pinggiran dan pedalaman?. Menurut orang nomor 1 di Kabupaten Jayapura itu, pemerintah bekerjasama dengan PT Sasuke online untuk merekrut pemuda-pemuda potensial, Orang Asli Papua (OAP) yang ada di kampung yang kemudian mereka inilah yang menjadi penggerak sekaligus menjadi penyambung terkait pemasaran terhadap komoditi atau potensi apa saja yang ada di kampung. 

“Tidak hanya direkrut, tapi mereka juga akan diberi pelatihan, kita memilih orang-orang yang berpotensi dan mempunyai kemampuan dan itu khusus untuk OAP sehingga mereka juga  diberdayakan secarah ekonomi,” ujarnya.

Dia mengakui, selama pandemi Covid- 19, setelah   diberlakukannya pembatasan aktivitas sosial masyarakat baik di kota maupun di kampung-kampung telah menyebabkan berbagai dampak terhadap beberapa sektor kehidupan masyarakat, khususnya di bidang perekonomian. 

Sehingga pemerintah mengambil kebijakan yang bisa membangkitkan kembali perekonomian masyarakat termasuk yang ada di kampung-kampung.

Dia berharap, kerja sama dengan Sasuke Online ini akan membawa pengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat yang dimulai dari tingkat kampung dengan memanfaatkan potensi alam yang ada atau hasil perkebunan, peternakan maupun perikanan yang ada di kampung.

” Tadi mereka sudah presentasikan bagaimana cara kerjanya. Intinya jika ini berjalan dengan baik, maka  sangat membantu perekonomian masyarakat di kampung,”tambahnya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

2 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

4 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

5 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

6 hours ago

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

9 hours ago

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…

1 day ago