Categories: SARMI

Sudah 2700an Pelajar Terdata KIA

SARMI-Sepanjang tahun 2025 ini sudah 2.773 siswa dari jenjang TK PAUD hingga SMA SMK di Kabupaten Sarmi yang sudah terdaftar dan memiliki dokumen kartu identitas anak.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarmi terus berupaya mendorong kepemilikan KIA bagi seluruh pelajar di daerah Sarmi. Saat ini, jumlah siswa-siswi dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK di Kabupaten Sarmi diperkirakan mencapai sekitar enam ribu orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Sarmi, Ronaldy Irfak, mengatakan pihaknya akan secara bertahap melakukan pelayanan pencetakan dan distribusi KIA melalui program inovasi daerah yang diberi nama “Pace Kladi”.

“Data pelajar mulai dari PAUD sampai dengan SMA/SMK kurang lebih enam ribuan. Itu menjadi target kami agar anak-anak di Sarmi semuanya memiliki kartu identitas anak. Program Pace Kladi ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujar Ronaldy, Selasa (19/7).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago