

Bupati Sarmi foto bersama dengan sejumlah siswa dan guru di sekolah rakyat Sarmi. baru baru ini. (FOTO:Mboik Cepos)
SARMI-Kepemilikan KTP Elektronik (e-KTP) dinilai menjadi kunci percepatan layanan administrasi bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Sarmi, Dominggus Catue, saat menyerahkan secara langsung e-KTP kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat 42 Sarmi belum lama ini.
Dikatakan, penyerahan dokumen kependudukan itu diberikan kepada para pelajar yang telah berusia 17 tahun ke atas dan telah melakukan proses perekaman data. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan prima di sektor administrasi kependudukan.
Bupati Dominggus Catu menegaskan pentingnya kepemilikan e-KTP bagi generasi muda karena menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai layanan publik.
“Dengan memiliki e-KTP, para siswa dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan, BPJS Kesehatan, pajak, dan kebutuhan administratif lainnya,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersama Dinas Pendidikan untuk memastikan validitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sesuai identitas resmi yang terdaftar di negara.
Pemerintah daerah berharap, program pelayanan langsung ke sekolah-sekolah ini dapat terus berlanjut sehingga seluruh pelajar di Kabupaten Sarmi memiliki identitas kependudukan yang sah dan siap memanfaatkan layanan pemerintah secara cepat dan efisien.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…