Categories: SARMI

Polisi Amankan Meriam Spirtus dari Anak-Anak

SARMI-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polres Sarmi melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) melaksanakan kegiatan himbauan dan penindakan terhadap warga yang membuat serta memainkan meriam spirtus di wilayah Kabupaten Sarmi.

Kegiatan berlangsung sejak Kamis (30/10) dan menyasar sejumlah lokasi, mulai dari Kampung Nengke, Distrik Pantai Timur Barat, hingga Kampung Holmafen, Distrik Sarmi Timur.

Personel Sat Binmas melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat agar tidak lagi membuat maupun menyalakan meriam spirtus, karena hal tersebut dinilai dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, membahayakan keselamatan, serta mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Kasat Binmas Polres Sarmi AKP Yulius Mapeni, S.E., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka bermain meriam spirtus. Selain berbahaya bagi keselamatan, suara ledakannya juga dapat memicu keresahan di tengah masyarakat,” tegas AKP Yulius Mapeni, Jumat (31/10).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

17 hours ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

18 hours ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

19 hours ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

20 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

2 days ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

2 days ago