“Jika sekolah-sekolah konsisten menerapkan muatan lokal, saya percaya anak-anak Sarmi tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jati diri yang kuat sebagai anak Papua,” tegasnya.
Yunus berharap setelah pelatihan ini, sekolah-sekolah bisa mulai menyusun rencana integrasi pelajaran muatan lokal secara bertahap. Ia juga menyatakan kesiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi untuk mendampingi dan memberikan dukungan teknis.
Dengan semangat pelestarian budaya, ia mengajak semua elemen pendidikan di Sarmi untuk bersama-sama menjaga dan meneruskan kekayaan budaya lokal agar tidak punah, namun terus hidup dan berkembang dalam kehidupan generasi muda.(wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…