“Jika sekolah-sekolah konsisten menerapkan muatan lokal, saya percaya anak-anak Sarmi tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jati diri yang kuat sebagai anak Papua,” tegasnya.
Yunus berharap setelah pelatihan ini, sekolah-sekolah bisa mulai menyusun rencana integrasi pelajaran muatan lokal secara bertahap. Ia juga menyatakan kesiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi untuk mendampingi dan memberikan dukungan teknis.
Dengan semangat pelestarian budaya, ia mengajak semua elemen pendidikan di Sarmi untuk bersama-sama menjaga dan meneruskan kekayaan budaya lokal agar tidak punah, namun terus hidup dan berkembang dalam kehidupan generasi muda.(wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Crosser kebanggaan Papua yang menorehkan prestasi gemilang dan kejuaraan nasional itu mengumpulkan poin sempurna dengan…
Lokasi wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Tobuso dan mulai dikenal luas sejak…
Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan kajian terhadap jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan beban kerja…
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menegaskan malaria masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Jayapura…
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kelompok masyarakat asal wilayah pegunungan kembali mengajukan tuntutan ganti rugi atau denda adat menyusul tewasnya…