Categories: PEGUNUNGAN

Di Luar Data Disnakerindag, Tidak Dapat BLT dari APBD

Mama -mama Pedagang dari Pasar Sinakma saat mendengarkan arahan dari Kepala Dinas Disnakerindag Dr. Lukas Kosay untuk mengambil BLT di halaman Belakang Kantor Otonom jayawijaya ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua menegaskan bahwa tak akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pedagang yang tidak berjualan di pasar. BLT dari APBD Kabupaten Jayawijaya ini akan dibayarkan sesuai dengan data yang diambil oleh petugas di lapangan, sehingga tidak ada penambahan data lagi yang dimasukkan.

   Apabila ada mama-mama pedagang yang   berjualan di Jalan Safridarwin mempertanyakan mereka tidak mendapat BLT, Bupati menegaskan bahwa jalan Safridarwin bukan pasar. Semua pedagang sayur mayur, bumbu dapur  dan ikan yang ada di Safridarwin harus masuk ke pasar Potikelek.

  “Kalau mereka tidak pernah masuk ke Pasar Potikelek kita anggap mereka bukan bagian dari mama -mama yang sering berjualan di pasar, karena tempat mereka berjualan sekarang itu bukan areal pasar, Safridarwin itu daerah jalan umum bukan pasar!”tegasnya Jumat (22/5) kemarin.

    Menurut Bupati, pemerintah sudah berulang kali menyuruh mama-mama pedagang sayur ini untuk tidak berjualan di Jalan Safridarwin. Bahkan semuanya pernah ditindak tegas dengan mengusir mereka dari tempat itu untuk diarahkan ke Pasar Potikelek, namun apabila tidak ada petugas mereka tetap berjualan di sana kembali.

   “Sekarang dari pembagian BLT kepada masyarakat, kita hanya mengambil data dari mama-mama yang ada di pasar saja, seperti Pasar Sinakma, Potikelek, Jibama dan Wouma. Safridarwin bukan pasar sehingga kami tidak mengambil data disana,”jelas Jhon Banua.

  Kata Jhon Banua, petugas Disnakerindag yang mengambil data di sana bukan satu atau dua kali ke pasar -pasar yang ada di Jayawijaya, dan mereka tahu pedagang yang menjual Sayur itu hampir 100 persen adalah mama-mama, kecuali mungkin pedagang kayu bakar itu laki-laki.

  “Pada saat pembayaran BLT dari Wouma ada kelompok yang datang dan semuanya laki -laki yang menuntut untuk dimasukan, namun setelah diberikan penjelasan mereka bisa paham,”katanya.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

3 days ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

3 days ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

3 days ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

3 days ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

3 days ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

3 days ago