Site icon Cenderawasih Pos

Modus Sembuyikan Miras di Dapur dan Kandang Babi Ditemukan Aparat Kepolisian

Kasat Narkoba Polres Jayawijaya AKP F Taborat, SH saat mendapatkan Miras yang di sembuyikan di Kandang Babi. (fotoDok Polres Jayawijaya)

WAMENA – Upaya para pelaku pembuat miras jenis Balo dan CT dalam menyembuyikan miras oplosan tersebut dari Kepolisian nampaknya sia –sia, berbagai modus dari menyembuyikan di semak –semak, gantung di pohon, dalam kamar sampai disimpat dalam toilet serta kandang Wam (Babi) selalu bisa ditemukan aparat kepolisian dalam Hal Ini sat narkoba Polres Jayawijaya.

Seperti yang terjadi disalah satu rumah honai yang ada di Jalan Yosudarso Wamena, lantaran diketahui menjadi incaran kepoliian para pelaku menyembuyikan puluhan liter miras jenis balo dalam dapur dan Kandang Wam berhasil di temukan aparat kepolisian dan langsung dimusnahkan di tempat dengan cara di buang.

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba AKP F Taborat, SH menyatakan  minuman keras lokal tersebut diamankan di salah satu honai milik masyarakat berkat hasil penyelidikan peredaran Miras di Kota Wamena oleh anggota Opsnal Sat Resnarkoba dimana di lokasi tersebut sering menjual minuman keras lokal jenis ballo.

“dari hasil pemeriksaan,  minuman keras lokal tersebut ditemukan di dalam honai, dapur serta di dalam kandang babi yang kita temukan dan langsung di musnahkan semuanya, sementara untuk pemilik tidak ditemukan saat dilakukan pemeriksaan di rumah tersebut,”ungkapnya Senin (30/10) kemarin

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan pihaknya berhasil mengamankan 5 kantong plastik hitam yang masing-masing berisikan minuman keras lokal jenis balo, 3 ember plastik berukuran  kecil, 3  ember  plastik yang berukuran sedang, 1 ember plastik berukuran besar dan 1 kantong plastik putih besar yang berisikan 60 buah botol air minum 600ml yang kosong.

“untuk barang bukti kita amankan semua di Polres Jayawijaya guna dilakukanpenyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan miras oplosan tersebut ,”kata Taborat

Kasat juga menambahkan bahwa saat dilakukan penggeledahan, rumah serta honai yang menyimpan minuman keras dalam keadaan kosong, sedangkan untuk pemilik minuman keras tersebut masih dalam penyelidikan, sehingga diperingatkan bagi warga untuk tidak membuat miras tersebut karena upaya mereka dalam menyembuyikan juga akan sia –sia

“selama ini modus sembuyikan miras dari pantauwan kepolisian ini selalu berbagai macam, namun kemi berhasil mengetahuinya, oleh karena itu saya harapkan kepada masyarakat untuk menghentikan pembuatan –pembuatan miras karena kami akan terus mencari tempat pembuatan dan penjualannya,”tegasnya. (jo)

Exit mobile version