Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Rekut 200 Guru Kontrak Anak Asli Jayawijaya

WAMENA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya mulai merekut 200 tenaga guru kontrak yang merupakan anak asli Jayawijaya guna mengabdi di sekolah -sekolah yang ada di kampung-kampung di luar Kota Wamena.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jayawijaya Thony M Mayor S.Pd, MM menyatakan, menindaklanjuti perintah Bupati Jayawijaya kepada dinas pendidikan agar merekrut anak asli Jayawijaya, terutama yang berlatar belakang pendidikan sebagai guru di kampung-kampung mereka sendiri.

“Pemkab inginkan informasi perekutan 200 guru khusus anak asli Jayawijaya ini diumumkan lewat media, sehingga semua anak -anak Jayawijaya yang berpendidikan guru atau bergelar sarjana bisa direkut untuk membantu pendidikan di kampung-kampung,”ungkapnya, Sabtu (26/2) kemarin.

Menurut Sekda, untuk 2022 ini, Pemkab telah mengganggrkan dari Dana Otsus Papua untuk merekut 200 guru anak asli Jayawijaya. Kepala distrik juga diimbau untuk mempersiapkan pemuda dari distrik dan kampung yang benar -benar ingin menjadi guru dan memang pendidikannya guru, ini yang menjadi prioritas dulu.

Sekda menyatakan , bagi anak -anak asli Jayawijaya yang bergelar sarjana pendidikan bisa mengecek informasi ini, pemerintah akan melihat dari setiap distrik, perekutan ini dilakukan agar mereka yang berdomisili di kampung atau distrik bisa mengabdi kembali di kampung atau sesuai dengan tempat tinggalnya.

“Kalau kita rekut dari kampung itu dan di sana ada sekolah maka otomatis yang direkut itu akan mengajar di sekolah yang ada di kampungnya, kita tidak kasih dia mengajar di kampung lain atau distrik lain,”bebernya.

Sekda juga menegaskan, mereka yang nanti direkut untuk mengajar di kampung mereka, tidak ada alasan untuk meninggalkan tugasnya, seperti banyak guru saat ini yang meninggalkan tempat tugasnya dengan alasan tak punya rumah guru, sehingga lebih baik pemuda yang berpendidikan dan punya rumah dekat dengan sekolah itu yang diprioritaskan.

“selama ini masyarakat mengeluh tentang kekurangan guru dan ini juga salah satu aspirasi mereka, sebab anak -anak mereka itu tidak pernah mendapatkan pendidikan secara baik karena guru terbatas, sehingga Pemkab berinisiatif dengan dana Otsus itu, kita rekrut guru kontrak khusus  anak Asli Jayawijaya,”tutupnya.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Diduga Pelaku dari KKB Wilayah Nduga

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul…

51 minutes ago

Mentan Notice Penembakan di Papua Pegunungan

"Atas nama Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan pribadi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada…

2 hours ago

Pembunuhan 3 ASN Banyak Tuai Kecaman

Menurut Ketua YKKPM, Theo, kematian tiga warga sipil merupakan persoalan serius yang menyangkut hak hidup…

3 hours ago

Kebakaran di Area Bandara Mopah, Warga Panik

Pasalnya, saat kebakaran terjadi masyarakat dan pedagang yang berbelanja di pasar Mopah Baru tersebut belum…

4 hours ago

Pemerintah Tegaskan Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas utama dalam…

9 hours ago

Penumpang Minim, Paket Sembako Ibarat Air di Tengah Savana

Di tengah udara yang kurang bersahabat akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla),…

10 hours ago