

Pedagang pasar buah di jalan Parako, Kelurahan Mandala Merauke. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE-Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional di Merauke ternyata belum berdampak bagi pedagang Buah di Merauke. Pasalnya, selain harga buah yang tetap stabil juga tidak ada peningkatan pembeli.
“Kalau dengan PON, sepertinya tidak ada pengaruhnya. Karena pembeli biasa-biasa saja, tidak ada peningkatan,” kata Waode Musdalifa, salah satu pedagang Buah di jalan Parako Merauke, ditemui, Rabu (29/9).
Waode mengaku jika pembeli yang datang sama sebelum PON maupun saat pelaksanaan sekarang. “Mau pandemi dan PON sekarang tidak ada pengaruhnya,” terangnya.
Waode mengaku belum mengetahui apakah buah yang diberikan kepada atlet dan official didatangkan langsung oleh panitia atau tidak. “Mungkin mereka datangkan langsung dari Surabaya,” jelasnya.
Hal sama dikeluhkan oleh Yakyu penjual buah lainnya. Ia mengaku jika pembeli masih sama seperti sebelum PON dilaksanakan. “Tidak kenaikan harga. Juga tidak ada peningkatan pembeli,” tambahnya.
Untuk harga apel dijual Rp 60.000 perkilo sedangkan ukuran kecil Rp 50.000 perkilo. Buah anggur manis Rp 120.000 perkilo, anggur asam Rp 100.000 perkilo. Jeruk Orange impor Amerika Rp 80.000 perkilo, sementara Alpukat Rp 40.000 perkilo. (ulo/tri)
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…