Categories: MERAUKE

Perayaan Natal di Merauke Berlangsung Kondusif 

MERAUKE-Perayaan misa malam dan Natal di Merauke berlangsung aman dan kondusif. Ini  berkat pengamanan yang dilakukan Polres Merauke bersama TNI dan instansi terkait lainnya dalam hal ini Dishub, Senkom, Pramuka dan dari kepemudaan.

   Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum mengungkapkan bahwa tercatat 29 gereja  yang telah dibuatkan surat perintah pengamanan dengan melibatkan personel TNI, Polri, Dishub, instansi terkait dan dari pramuka yang ada di Merauke.

   Terkait dengan itu, Kapolres Merauke menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama menciptakan rasa aman sehingga pelaksanaan misa malam Natal dan perayaan Natal berlangsung aman dan kondusif tersebut.

  Sementara  itu, misa  malam Natal dari Gereja Paroki Santo Mikhael Kudamati Merauke yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIT dipimpin Pastor Paroki Sonny Walewawan, Pr. Meski sempat mati lampu di awal misa, namun perayaan malam Natal tetap berlangsung hikmat.

   Dalam kotbahnya, Pastor Sonny menjelaskan bahwa Yesus lahir ke dunia dalam kesederhanaanNya dan dalam kemiskinan di dalam kandang domba yang hina. Meski begitu,  Allah bukan pertama memperlihatkan kelahiran Yesus di kandang yang hina  itu kepada penguasa, tapi kepada para gembala yang memiliki ketulusan dan kesetiaan dalam menggembalakan kawanan domba mereka.   

    “Tuhan berkehendak dan mengangkat martabat para gembala tersebut supaya dilihat  oleh orang lain,” katanya.

  Di masa pandemi  sekarang ini, lanjut Pastor Sonny, Covid ternyata menindas umat Tuhan. Itu karena banyak orang mengalami kecemasan dan ketakutan. Bahkan ibadah secara langsung di gereja ditiadakan dan harus lewat online. Juga banyak orang yang susah cari makan karena Covid.

    “Namun kita dapat didewasakan secara iman bahwa kita tidak bisa terus dengan penyakit buatan manusia ini. Jika ini kehendak Tuhan, maka tentunya kita semua mati. Tidak ada yang tersisa.  Karena itu, kita harus bangkit dengan iman. Natal tahun ini memberikan pesan kepada kita bahwa kita harus melawan dan bangkit. Tidak boleh kita terkurung dalam keadaan hidup kita karena penyakit,” tandasnya.  (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NATAL

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago