

Kebakaran yang menghabiskan puluhan rumah dan kios warga di Wanam, Kampung Wogikel, Distrik Ilwayab Merauke, Minggu (25/6). Termasuk Kantor Pos Polairud dan Kantor Kantor Koramil setempat. (foto:Domin Ulukyanan for Cepos)
Kebakaran di Wanam, Kampung Wogikel, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke
MERAUKE– Kurang lebih 50-an rumah dan kios warga yang ada di Wanam, Kampung Wogikel, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke ludes terbakar, Minggu (25/6) sekira pukul 14.30 WIT, kemarin.
Belum ada korban jiwa yang dilaporkan dari musibah kebakaran ini. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini.
‘’Untuk penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan. Kita belum tahu penyebab kebakaran sekitar 50-an rumah termasuk beberapa kios warga di Wanam tersebut,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, saat dihubungi Cenderawasih Pos Minggu (25/6) kemarin.
Namun begitu, kata Kapolres kebakaran tersebut berawal dari sebuah rumah yang berada di tengah pemukiman warga yang ada di Wanam tersebut hingga merambat ke rumah lainnya.
Warga saat itu, kata Kapolres sudah berusaha memadamkan api namun karena rumah-rumah tersebut terbuat dari papan sehingga api cepat merambat ke rumah satu dengan yang lainnya yang saling berdekatan. Apalagi, saat kebakaran terjadi, air lagi sedang surut sehingga warga kesulitan mendapatkan air meski perumahan tersebut berada di tepi pantai.
‘’Yang terbakar juga 1 kantor dari Polairud dan 1 kantor dari dari Koramil yang ada di sana,’’ jelasnya.
Atas kebakaran yang terjadi di Wanam tersebut, jelas Kapolres, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Merauke, Pj Gubernur, Danrem 174/ATW, Danlantamal XI Merauke dan seluruh Forkopimda baik tingkat Provinsi Papua Selatan maupun Kabupaten Merauke.
‘’Saya sudah minta anggota Polsek yang ada di Wanam untuk segera membuat Posko untuk penanganan para korban kebakaran yang ada di Wanam,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…