

Warga saat antre di kasir untuk memesan air tanki Perumda Jereukom Merauke, Jumat (21/8) (foto:sulo/cepos)
MERAUKE – Hanya ada dua armada tangki air yang dimiliki Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Jereukom membuat perusahaan milik Pemkab Merauke tersebut hanya mampu melayani 20 tangki air setiap harinya.
Kondisi tersebut membuat antrean masyarakat yang ingin mendapatkan pasokan air bersih cukup panjang. Warga yang tidak masuk dalam kuota pelayanan hari itu terpaksa kembali mengantre pada hari berikutnya.
“Untuk hari ini, kami hanya bisa menerima 20 tangki. Selebihnya, besok lagi baru bisa antre,” kata Kepala Subbagian Kasir Perumda Jereukom, Veronika Amampop, yang juga bertugas melayani warga yang memesan air tangki, Jumat (21/8).
Veronika menjelaskan, keterbatasan pelayanan tersebut disebabkan armada tangki yang dimiliki Perumda Jereukom saat ini hanya dua unit. Masing-masing armada maksimal melayani sekitar 10 tangki dalam sehari. “Armada kami hanya bisa layani 10 tangki per armada setiap harinya,” jelasnya.
Keterbatasan pasokan air bersih ini terjadi di tengah musim kemarau yang cukup panjang. Sejumlah sumur galian milik masyarakat di Merauke mulai mengering sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Kondisi tersebut kemudian menyebabkan permintaan terhadap layanan air tangki Perumda Jereukom meningkat. Namun, keterbatasan armada membuat tidak seluruh permintaan masyarakat dapat dilayani dalam satu hari.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…