

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT saat memberikan keterangan seusai menggelar rapat dengan Forkopimda dan pimpinan SKPD terkait, Senin (5/7) kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE-Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT mempertimbangkan untuk membuka kembali sekolah untuk tatap muka secara terbatas dalam 2-3 hari ke depan. Menurut bupati, tatap muka secara terbatas ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa ada kecenderungan kasus Covid-19 mulai menurun.
“Dengan adanya trend yang mulai turun, memang ada pertimbangan medis nanti yang saya akan minta untuk sekolah di Merauke harus kembali buka,” jelasnya.
Dikatakan, daerah yang harus menjadi prioritas pertama untuk buka adalah wilayah yang hingga sampai sekarang masih hijau, seperti Distrik Waan, proses belajar mengajarnya secara tatap muka harus tetap jalan. Bahkan untuk daerah dalam kota, seperti SMP Buti kemungkinan akan dibuka.
“Saya akan lakukan diskusi dulu dengan pihak medis. Jadi proses belajar mengajarnya harus aktif kembali,” katanya.
Bupati Romanus Mbaraka juga menjelaskan bahwa dirinya akan membagikan handphone android kepada siswa kelas IX dan XII sesuai dengan janji kampanye beberapa waktu lalu. “Handphone yang akan kita bagikan khususnya kepada kelas IV SD, lalu kelas III SMP dan Kelas III SMA bagi yang tidak mampu untuk pakai belajar,” jelas Bupati Romanus Mbaraka menjelaskan bahwa tempat ibadah juga akan dibuka namun dengan jumlah yang terbatas dulu. (ulo/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…