

JAYAPURA- Anggota Komisi V DPR Provinsi Papua yang juga merupakan anak asli Kabupaten Pegunungan Bintang, Tarius Mul, S.Sos berharap, 14 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua jalur Otonomi Khusus (Otsus) harus ada keterwakilan dari masyarakat adat di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Menurut Tarius, di Kabupaten Pegunungan Bintang ada 7 suku yang tergabung dalam dua suku besar, yaitu Suku Ngalum dan Suku Ketemban. Sehingga perlu diperhatikan dalam mengakomodir nama-nama 14 kursi DPR Papua jalur Otsus Di Papua, khususnya dari wilayah adat Lapago.
“14 kursi DPR Papua jalur Otsus harus mengakomodir juga para tokoh-tokoh dari Pegunungan Bintang di wilayah adat Lapago, karena selama ini daerah Pegunungan Bintang selalu diabaikannya,” katanya kepada cenderawasih pos di Abepura, Sabtu (18/7).
Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, ada sejumlah tokoh-tokoh dari Pegunungan Bintang yang ikut mengambil bagian dalam seleksi 14 kursi DPR Papua jalur Otsus. Hal ini harus menjadi perhatian dari Tim Seleksi (Timsel) untuk bisa mengakomodir perwakilan dari wilayah adat Lapago harus ada keterwakilan dari Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Saya berharap ini menjadi perhatian pak Gubernur, sehingga dari wilayah adat Lapago harus ada perwakilan adat dari Pegunungan Bintang,” harapnya. (bet/tri)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…