‘’Sangat miris kalua kita lebih banyak mengetahui cerita rakyat dari luar Merauke ketimbang yang ada di daerah kita. Itu yang mendorong kami untuk melaksanakan festival dengan nama Amba Mbembe ini,’’ jelasnya.
Karena itu, pihaknya mencoba mengangkat kembali kearifan lokal agar generasi kedepan tidak kehilangan identitas, mengetahui cerita-cerita rakyat yang ada di Papua Selatan khususnya Merauke yang sarat dengan pesan-pesan moril.
Menurutnya, sebelum menggelar festival ini pihaknya telah melakukan riset, mengumpulkan karya-karya atau cerita-cerita masyarakat lokal yang ada di Merauke, kemudian dikemas dalam kegiatan tersebut yang pada akhirnya dapat menghasilkan sebuah karya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…