Di tempat berbeda, Bripka Rahmat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan meningkatnya debit air sungai akibat intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab utama banjir. “Ada beberapa rumah warga yang dibangun sangat rendah, saat musim penghujan rawan terdampak banjir.” katanya.
Dikatakan, warga yang menjadi korban banjir, telah dievakuasi ke tempat yang aman. “Sementara ini korban kami evakuasi ke salah satu rumah warga yang kami jadikan tempat pengungsian sementara.” ucapnya.
Dalam kunjungannya itu, Bripka Rahmat menyerahkan bantuan berupa sembako sebagai bentuk keprihatinannya kepada warga yang menjadi korban banjir.(ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Bayang-bayang tapal batas yang membentang di tanah Papua tak mampu memagari jejak Ben Alois Natkime.…