Categories: MERAUKE

Dialog Papua-Jakarta, Bakal Usung Pemekaran PPS

Bupati Merauke  Frederikus Gebze

MERAUKE-  Salah satu  yang akan disampaikan  perwakilan  bagian Selatan Papua pada pertemuan  dialog antara Papua –Jakarta dengan Presiden Jokowi  di Istana Jakarta  terkait dengan masalah Papua yang terjadi saat  ini adalah  pemekaran Provinsi Papua  Selatan  (PPS). 

   Bupati Merauke  Frederikus Gebze,   bahwa dengan melihat kondisi Papua yang cukup luas   dimana konflik yang  terjadi selama ini karena    mungkin dengan  wilayah-wilayah yang tidak merata dengan baik sebagai  salah satu kemungkinan  menimbulkan  kecemburuan, ketidakadilan.

     ‘’Kalau bisa Lapago biar Lapago, Mepago biar Mepago, Saireri biar Saireri. Kemudian Tabi biat dengan   Tabi dan Anim-Ha  dengan Animha. Mungkin dengan begitu akan memberikan kesempatan kepada mereka untik berkembang  masing-masing,’’ tandas Bupati Frederikus Gebze, kepada  wartawan di Merauke, Kamis (5/9). 

   Menurut Frederikus Gebze, dengan   pemekaran   provinsi berdasarkan   wilayah adat tersebut maka negara membantu memberikan keseimbangan, pemerataan dan pengelolaan pemerintahan di wilayah-wilayah Papua sehingga  bisa membangun dan menjadi tuan di negerinya  sendiri.  Karena dengan pengembangan wilayah ini akan memberikan dampak positif  bagi setiap wilayah  adat masing-masing  tersebut. 

   ‘’Tanpa ada pengembangan wilayah, tidak mungkin kita   bisa berkembang. Kenapa, karena  kita tidak bisa mengelola jumlah penduduk tanpa ada pengembangan  wilayah yang luas supaya ada pertumbuhan anggara, ekonomi dan lain sebagainya,’’    tandasnya. 

   Sekadar diketahui, usulan pemekaran  Provinsi Papua Selatan (PPS)  tersebut  telah diperjuangkan   lebih dari 10  tahun  namun  hingga saat ini belum menemui titik terang.   Sebenarnya, pada akhir masa  jabatan  Presiden  Susilo Bambang Yudoyono, ada  angin segar   untuk PPS  tersebut dengan adanya Instruksi Presiden  terhadap 65 Daerah Otonomi Baru (DOB)  yang didalamnya salah satunya   adalah Provinsi Papua Selatan. Namun   selama Presiden Jokowi,  pemerintah  melakukan moratorium hingga sekarang ini. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

16 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

17 hours ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

18 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

19 hours ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

20 hours ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago