

MERAUKE-Kendati pasien Covid-19 di Merauke terus mengalami peningkatan, namun Pemerintah Kabupaten Merauke tidak akan melakukan pengetatan tatanan kehidupan seperti pada awal-awal pandemi Covid-19 terjadi di Kabupaten Merauke.
“Tidak ada pengetatan di masa new normal yang telah diberlakukan sejak 19 Juni. Masak kita mau kembali hidup ke jaman purbakala kembali,’’ tandas Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dr. Nevile Muskita dihubungi media.
Menurut Nevile Muskita, yang terpenting adalah masing-masing bisa memproteksi diri dan keluarga dengan protokol kesehatan dimana menjaga jarak, pakai masker saat keluar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk terhindar dari Covid-19. “Tapi kalau tidak mau taat, ya sudahlah. Resiko masing-masing,’’ katanya.
Menurut Nevile, pemerintah tidak bisa kembali menerapkan seperti pada awal Covid dengan melakukan lockdown dan pembatasan aktivitas usaha masyarakat. Sebab, jika itu diterapkan kembali maka ekonomi akan lumpuh yang ujungnya masyarakat juga bisa mati semua. ‘’Ya kembali ke kesadaran masyarakat. Kalau tidak mau terinfeksi maka harus ikuti protokol kesehatan,’’ tandasnya. (ulo/tri)
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…